5 Hal yang Bisa Menyebabkan Resolusi Tahun Baru Gagal

Kebanyakan orang terlalu sibuk dan melalui banyak distraksi sehingga mereka kehilangan fokus terhadap resolusi mereka setelah beberapa bulan. Dilansir dari Lifehack, sebuah studi menunjukkan bahwa 23 persen orang melupakan resolusinya. 

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, Sahabat Fimela bisa menulis resolusi dan tujuanmu. Praktik ini dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam mencapai resolusi sebesar 42 persen, lho. Menulis tujuan bukan hanya membantu mengklarifikasi apa yang ingin dicapai tetapi juga memotivasi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan.

Setelah menulis resolusi, Sahabat Fimela bisa meletakkan tulisan tersebut di tempat yang biasanya sering dilihat, seperti menempelkannya di cermin kamar mandi, mengatur pengingat harian di ponsel, atau menempelkan catatan di komputer. Dengan begitu, Sahabat Fimela tetap bisa mempertahankan kesadaran terhadap resolusi yang ingin dicapai.

4. Tidak benar-benar menginginkannya

Kegagalan mencapai resolusi bisa disebabkan karena kurangnya keinginan atau pemahaman akan resolusi tersebut. Seringkali kita membuat resolusi berdasarkan apa yang orang lain pikirkan. Seharusnya, kita lakukan apa yang benar-benar kita pikirkan atau inginkan. Jika kita tidak benar-benar ingin melakukannya, peluang keberhasilannya menjadi sangat rendah.

Mengutip perkataan Jay Hendersen, seorang pakar Kinerja dan Kepemimpinan, yang dilansir dari Lifehack, jika tujuan didasarkan pada hal-hal yang bukan prioritas bagi kita, kemungkinan besar itu tidak akan tercapai. Sebaliknya, jika tujuan dibuat berdasarkan hal-hal yang benar-benar penting bagi kita, mungkin kita bahkan tidak perlu menuliskannya. Kita akan memikirkannya terus-menerus dan keinginan tersebut akan tercapai.

Maka dari itu, kita harus benar-benar mengidentifikasi apa yang diinginkan dan mengapa itu penting bagi diri sendiri. Dengan demikian, keinginan kita bisa tercapai.

5. Lingkungan yang tidak mendukung

Penyebab gagalnya resolusi tidak hanya terjadi karena faktor internal saja, tetapi faktor eksternal juga cukup berpengaruh. Meskipun sudah memiliki tekad yang kuat, seringkali lingkungan di sekitar kita kurang mendukung untuk kita menjalani tujuan yang telah ditetapkan. 

Baca Juga  MUNBHA link video twitter

Misalnya, kita ingin menjalani hidup sehat dengan menjaga pola makan. Akan tetapi, keluarga di sekitar kita malah menyediakan makanan junk food atau makanan instan. 

Selalu ada saja godaan atau distraksi yang menjadi kendala serius. Oleh karenanya, Sahabat Fimela perlu mencari lingkungan yang lebih mendukung supaya peluang kesuksesan untuk mencapai resolusi bisa meningkat.

 

Penulis: Denisa Aulia

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *