Miracle Coffee Resmikan Gerai Perdana di ArtScience Museum, Singapura

Paul Town, Chief Operating Officer Marina Bay Sands mengatakan, “Marina Bay Sands bangga telah memulai perjalanan ini bersama JJ Lin, mulai dari memimpikan pop-up outdoor Miracle Coffee pertama di Rain Oculus, kemudian membuka pitstop terakhir bersama Miracle Racing Team selama musim Singapore Grand Prix, hingga akhirnya meresmikan kafe utama yang telah dinanti-nantikan di lobi ArtScience Museum. Saat ini, kami merayakan puncak pencapaian dengan kebanggaan memiliki kafe tetap di tanah kelahiran kami. Kami dengan antusias menyambut prospek kolaborasi ini yang akan terus mengukir lebih banyak bab baru dalam sejarah kami pada tahun 2024 dan masa depannya, seiring berkembangnya komunitas penggemar kopi yang selaras dengan nilai dan semangat kami,”.  

Lebih dari sekadar kafe: Debut perdana Miracle Lab

Disiarkan secara langsung di Instagram @jjlin dan @miraclecoffeesg, edisi pertama The Miracle Lab memberikan para penggemar dan masyarakat umum wawasan tentang dunia kopi yang menakjubkan.   

Sesi ini dimulai dengan Ed Ng dari Miracle Coffee yang memperkenalkan salah satu dari dua racikan kopi terbaru dari kafe ini, Miracle Dream. Terinspirasi dari flora dan fauna Garden City, minuman penuh rasa dan instagramable ini menampilkan dasar jus lemon segar dengan butterfly pea flower yang khas, diakhiri dengan satu shot biji espresso single origin Peru yang disangrai secara medium roast dengan dengan aroma manis seperti buah apel. Aroma karamel yang masih tersisa juga menambah kekayaan rasa pada minuman ini, diakhiri dengan sentuhan air kelapa yang menyegarkan dan air soda yang berbuih untuk menghasilkan buih yang menggoda lidah dan indra perasa.  

Selanjutnya, JJ mengundang mitra dan salah satu pendiri Equate Coffee, Ryan Pang, untuk memperkenalkan Miracle Equate, racikan baru yang menyoroti esensi berani dari nutty cold brew yang dipadukan dengan air tonik dan aroma teh krisan yang lembut, sebelum salah satu pendiri Glyph Supply Co, Pua Yisin, menampilkan bakatnya melalui Miracle Glyph, sebuah racikan yang nikmat yang terdiri dari buah jeruk, pir, serta rasa bunga elder. Terakhir, salah satu pendiri Homeground Coffee Roasters, Elysia Tan, mengungkap Miracle Homeground, sebuah kopi kreatif yang menampilkan rasa lembut kombinasi antara yoghurt, aroma mangga, rasa asam yuzu, dan sentuhan akhir dark chocolate.  

Baca Juga  Sadar dengan Segala Tindakan, Tips Menjadi Wanita yang Mindful

Miracle Coffee ungkap menu makanan baru di SingapuraMenu makanan terbaru di kafe utama Miracle Coffee akan dimeriahkan oleh serangkaian hidangan penutup unik yang diciptakan melalui kolaborasi dengan chef pastry eksekutif Marina Bay Sands, Hoi Kuok I. Terdapat beberapa menu spesial di samping pilihan roti lapis yang terinspirasi oleh hidangan setempat, seperti Laksa Udang dan Otah Daging Kepiting, Ayam Hainan, gourmet wrap, salad, Miracle Cloud Bread yang baru saja dipanggang, dan masih banyak lagi.   

Hidangan penutupnya menampilkan bahan-bahan lokal yang populer dengan cita rasa yang mengingatkan akan masa kecil JJ, mulai dari gerobak penjual es krim tradisional dengan Rainbow Roti, kue mini yang diisi dengan kombinasi mousse stroberi dan pandan, nanas, dan vanila, hingga aroma nostalgiakopi Nanyang yang terasa dalam Kopi Choux Puff yang renyah dan berisi puding kental dengan campuran kopi ala Hainan.  

Kafe ini juga menawarkan empat kue mini berbentuk awan yang melambangkan logo awan khas Miracle Coffee dan terinspirasi dari iklim tropis dan langit cerah Singapura. Pilihlah Weather Cloud yang dilapisi rasa kelapa dengan isian markisa mangga, dan ceriakan hari Anda dengan Rainbow Cloud yang menampilkan lapisan calamansi dan elemen kejutan dengan campuran sirsak dan alpukat di bagian tengahnya.   

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *